SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS PETERNAKAN ACEH "JADIKAN POTENSI PETERNAKAN SALAH SATU ANDALAN KITA" PUSAT LAYANAN RABIES (RABIES CENTER) HUB : 085260333032 / 085262344477 / 085260343520

Kawasan Peternakan Saree Dijadikan Padang Gembala Sapi

Kategori : Berita Aktual
Selasa, 13 Desember 2016 - Oleh admin

 

BANDA ACEH - Kawasan peternakan yang terdapat di Saree, Aceh Besar, seluas 30 hektare akan ditata kembali menjadi padang pengembalaan sapi betina, seperti Padang Mengatas di Sumatera Barat. “Untuk memulainya, sebanyak 300 ekor sapi betina peranakan onggol pengadaan dari sumber APBA 2016, yang didatangkan dari Lampung, ditempatkan di sana untuk pembuntingannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh Dr Ir Raihanah M.Si kepada Serambi di Saree, Selasa (13/12).

Raihanah mengatakan, 300 ekor sapi betina peranakan onggol (PO) itu awalnya telah direncanakan ditempatkan di kawasan yang baru dibuat tahun lalu di Krueng Raya, Aceh Besar. Tapi, karena lahan lokasi yang telah dipersiapkan sebelumnya masih ada sengketa dengan sebuah perusahaan pemegang hak guna usaha (HGU), maka dialihkan ke lokasi peternakan sapi di Saree.

Sebagai Kepala Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh yang baru, kata Raihanah, pihaknya sudah pernah memohon kepada Polda Aceh yang menangani kasus tersebut agar diizinkan menggunakan kawasan peternakan yang baru di Krueng Raya tersebut untuk penempatan 300 ekor sapi betina bakalan induk unggul. “Tapi pihak Polda belum mengizinkannya, dengan alasan, lokasinya masih dalam sengketa hukum,” kata dia.

Sebagai solusi alternatif, lanjut Raihanah, agar 300 ekor sapi betina bakalan unggul itu bisa dipelihara dengan baik, maka lokasi kawasan peternakan penggemukan yang ada di Saree seluas 30 hektare milik pemerintah, digunakan sebagai tempat penampungan sapi betina bakalan induk unggul tersebut.

Dari areal seluas 30 hektare itu, sebut Raihanah, sekitar 10 hektare dulu yang diberdayakan untuk padang pengembalaan 300 ekor sapi betina bakalan induk unggul yang akan masuk, dengan cara menanam jenis rumput yang sangat disukai sapi, misalnya rumput gajah dan lainnya.

Sapi-sapi betina bakalan induk unggul ini, kata Raihanah, akan dipelihara dengan baik oleh tim yang telah dibentuk untuk kemudian dipamerkan pada Penas KTNA yang akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Mei 2017 di Banda Aceh.

Pada acara itu, kata Raihanah, pihaknya nanti harus bisa menunjukkan kepada peserta Penas KTNA dari 33 provinsi lainnya, bahwa Aceh punya potensi yang besar untuk dijadikan salah satu daerah produsen sapi betina bakalan induk unggul dalam rangka peningkatan populasi sapi dan pencapaian swasembada daging nasional.

 

 

Sumber ; http://aceh.tribunnews.com/2016/12/14/kawasan-peternakan-saree-dijadikan-padang-gembala-sapi