SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS PETERNAKAN ACEH "JADIKAN POTENSI PETERNAKAN SALAH SATU ANDALAN KITA" PUSAT LAYANAN RABIES (RABIES CENTER) HUB : 085260333032 / 085262344477 / 085260343520

Rapat Sinkronisasi Program Pembangunan Peternakan Prov. Aceh Tahun 2018

Kategori : Berita Aktual
Jumat, 04 Agustus 2017 - Oleh admin

 

Sektor peternakan merupakan salah satu sektor andalan di Provinsi Aceh dimana dalam pembangunan dan pengembangannya saat ini dan kedepan akan berhadapan dengan perubahan-perubahan lingkungan strategis yang harus mampu direspon dengan baik melalui suatu sistem perencanaan yang sistematis dan terprogram.

Pembangunan peternakan memerlukan desain yang matang dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan (monitoring) sampai kepada tahap evaluasi. Sinkronisasi dalam implementasi pembangunan peternakan mutlak  diperlukan sehingga pagu anggaran untuk sub sektor peternakan yang jumlahnya terbatas dapat dimanfaatkan secara maksimal dan efektif agar mampu menghasilkan kegiatan-kegiatan yang produktif yang dapat memberdayakan masyarakat peternak, peningkatan pelayanan dan menggerakkan investasi.

Sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut, pada tanggal 4-6 Agustus 2017 dilaksanakan Rapat Sinkronisasi Program Pembangunan Peternakan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2018 yang bertempat di Hotel Bayu Hill, Takengon Aceh Tengah. Seperti biasa, acara dibuka dengan melantunkan ayat suci Alquran dan pembukaan acara oleh Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh. Zulyazaini Yahya. Acara tersebut juga di hadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Khairul Asmara.

 

Kemudian setelah coffee break acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber

 

Sidang kelompok yang bertujuan untuk membahas dan menyelaraskan program/kegiatan pembangunan peternakan yang diusulkan oleh dinas teknis kabupaten/kota

 

Berfoto bersama

 

Dengan berakhirnya rapat sinkronisasi ini diharapkan terwujudnya perencanaan pembangunan peternakan antar kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh terutama dalam pemanfaatan dana Otsus-TBH Migas Tahun 2018.